Skip to main content

Posts

Emak-Bapak, Cahayaku

kala hidupku gelap ada kau di sana menyinari kala hati anakmu gersang Kau dari kejahuan menyirami akan selalu kukenang kasihmu di sini kan slalu berdoa dan kusayangi dari jauh Kau penentram hidup anakmu ini di kala dunia gersang Kau belai dengan kasih sedari dulu kucari arti sebuah hidup sejati ke mana lagi kutemukan arti cinta murni hanya hidup bersama doamu aku bahagia dengan cintamu kuberharap cinta sejati cintamu pada anakmu ini tak lekang oleh jaman kasihmu tak pilih kasih dan tak musnah kemurnian hatimu kukenang sepanjang masa pengerbonanmu jadi acuan perjuanganku Emak-Bapak... cintamu tak mampu kuliskan hanya cahaya matamu yang melukiskan memberi gambar sebuah cinta hakiki Emak-Bapak... sedari dulu jiwa ini merindukan ketenangan di sela pencarian jalan kemenangan anakmu selalu berusaha mengabdi di tengah keterbatasan hms, Selasa, 04 Agustus 2009

Papa-Mama, Masa Depanku

seindah surga firdausi sedamai alam raya ini sebening embun pagi sehijau padi membentang itulah kerinduhan sang anak ingin disayangi diakui dan merasakan satu sebagai anak sejati Papa-Mama... aku anakmu belaian jiwamu aku permata hidupmu sebagai cahaya hati mahligai rumah tangga Papa-Mama... jiwa tenang bahagia ini nan damai terlahir dari jiwamu terpancar bersama senja tak lekang ujian dan cobaan ia kan terpancar karena kasih dan sifat damai itu meneduhkan rasa kasih membawaku sukses Papa-Mama... ini anakmu kan mengabdi di sisa usiamu ku kan menorehkan prestasi gemilang untuk meretas masa depan cerah Papa-Mama... kaulah masa depanku karena di hati ini ada cahayamu paternalistik yang mencerahkan bersama memasuki gerbang sukses Utankayu, 28 Juni 2010

Cinta Mama

cinta oangtua halus menembus sanubari keras seorang anak kala cinta orangtua yang ranum terjatuh di titik poros paling sensitif anak tiada menolaknya indah manis bahagia ketagihan penuh hasrat kita selalu ingin menatap mata orangtua tercinta dengan kasih panca indra kita selalu ingin melekat di sisi jasad tuanya tiada ingin berpaling Mama... anakmu tiada sanggup bertahan tanpa cintamu jasad anakmu ini melemah jiwa ragaku perkasa nan satria di sisimu air di mataku hanya bisa melele kala merindukanmu ini repleksi kemampaun hasratku mencintaimu yang tak mampu terbendung Mama... berikan anakmu ruang membangun cinta ini di hatimu belajarlah mencintai anakmu jika kau tak mampu tulus mencintaiku ajari aku menyayangimu karena ketulusanmu beraroma surga pengorbananmu bernada indah cintamu rasa dan hasrat yang membahagiakan cinta beningmu hilangkan dahaga cinta anakmu Mama... aku hanya butuh cintamu bukan harta bukan pula yang lain aku hanya butu C-I-N-T-A-M-U hanya dengan cintamu bisa merai...

Aku adalah Berlian

bila malam datang tak kutahu diri ini dalam lamunan wajah-wajah itu mengikis jiwa ragaku yang terabai menusuk nan mencabik gerak yang mesti hilang aku masih dianggap hina-dina tapi aku mulia sekejap lagi diperhitung seperti mereka sangka aku adalah berlian berlian yang dikejar dibeli dengan harga mahal barang yang disukai wanita tanda sebuah kemewahan simbol kekayaan manusia tanda kesuksesan hidupku masih panjang masih banyak terjal menghadang ranjau berduri nan lobang curam menghalang kumampu bertahan dengan serbuan hidup aku hanya kukuh memegang tali Tuhan. Tali yang membuatku sebagai berlian dihargai berjaya pemenang itu aku karena aku adalah berlian itu yang kuat memegang mimpi hingga menjadi kenyataan hms, Sabtu, JCC 07 Agust 2010

Pintaku

"Ya Ilahi, ampuni dan kasihani hambaMu ini. Engkau Maha Pengasih dan Maha Tahu banyak hal menimpa batin, raga dan pikiran. Hamba hanya meminta satu, jangan Kau hilangkan Cinta ini Yang bersandar pada-Mu. Karena Kau amat tahu, hati ini tidak mampu mengusir cinta yang sudah lama kucari bertahun-tahun. Kini hamba amat lemah menghadapi semua ini. Hamba sadar, hati ini tidak kuat hidup tanpa pujaan hatiku. Ya Rabb berikan sedikit daya-Mu yang banyak Itu untuk meletakkan embun-embun cintaku di sisi waktu. Tuntun cinta ini sesuai hidayah-Mu menyejukkan relung hati yang selalu kosong ini. Gelora cinta ini datang lagi menepis rasa sakit yang kerap mengintip di ruas hatiku. Semua rasa-Mu ya Ilahi, beraduk bercampur mengalir ke seluruh relung sum-sum tubuhku. Ilahi, munajatku terus terkirim tanpa henti memenuhi ruang pintaku yang tulus di haribaan-Mu. Hamba mengetuk pintu kasih-Mu. Terus menggema. Mengalir. Tanpa henti. Tak ada henti meminta cinta seorang anak yang lahir secara emosional da...

Puisi: Menanti

malam menanti bintang di langit biru senja mengintip sinarnya dari ufuk mentari tulus memberi sinaran kusandarkan batinku rapat-rapat berharap malam yang indah kutemui berlabu di sini seperti kala ikatan itu masih kuat hanya empat bulan tiada dihadapan kalutnya sukmaku menusuk pori-poriku darahku membeku terdepak di ruas malam bintang tercinta kutunggu tak jua menampakkan gerlap-gerlipnya yang amat kurindukan.Kemana kau?Akankah malam ini kau berharap pengabdianku? hms (18/04/10)

Puisi: Tuhan, Kembalikan Sayapku

sayapku patah terjatuh melukis sakit dengan terluka air mata harap berdoa sayapku diganti Tuhan sayap yang lebih indah memotret jauh pemandangan masa depanku dari titik ini mengais deru bisa kau kembalikan kesempatan indah bersemayam itu? dalam hasratmu yang tulus merebahkan asaku memasung keraguanku terbang bebas ke angkasa luas dari bawah sana apa kau bisa melatihku terbang bebas? aku telah lama layu mendayu cita permintaan terbesarku terima aku kembali